Yang mo Serius Trading FOREX… Gabung Yuks di MARKETIVA!!

Yaa ini mah bukan buat nakut2in, tapi yang namanya FOREX itu adalah bisnis yang berbahaya. Ini bisnis lho!! bukan maen2. Jadi salah tuh kalo orang bilang “main forex”, yang bener tuh “trading forex”. Dan seperti halnya bisnis lainnya, tentu saja memerlukan keseriusan yang tinggi, jangan putus asa, dan jelas harus tahu resiko-nya.

Orang2 yang cuman kenal ama pendahuluan-nya saja, pasti menganggap kalo forex itu adalah alat untuk me-lipatganda-kan uang, “kita bisa kaya kalo maen forex”, dan lain sebagainya. Sebenernya sih gak salah, tapi pemikiran seperti itu hanya akan membuat kita menghayal terlalu tinggi. Nah, dari situlah timbul persepsi orang2 yang men-judge kalo forex itu adalah judi.  Orang2 tersebut hanyalah orang yang pernah gagal dalam forex, habis duit banyak, dan sakit hati lantaran khayalan-nya pun jauh dari kenyataan. Orang2 seperti itu belum bisa masuk dalam kriteria sebagai trader forex, karena belum bisa mengatasi keserakahan dan emosinya.

Ya saya sih bukannya mau men-judge kalo sebagian besar orang itu serakah dan terlalu banyak menghayal, tapi siapa pun harus bijaksana ketika memutuskan untuk terjun di dunia forex. Ga ada istilah coba2 di sini, kalo pun ada, yang pasti namanya “coba2 ngabisin duit”… 😉

Tidak ada satupun trader di dunia yang belum pernah mengalami “margin call” (depositnya tidak mampu menahan floating = menjelang ludes). Dipastikan bahwa semua trader professional berkali2 mengalami MC (margin call) selama proses belajarnya, dari mulai 5 kali sampai belasan kali.

Makanya, anda harus sebijaksana mungkin ketika memutuskan “mencoba” forex. Coba tanyakan hal2 ini pada diri sendiri :

  • Seberapa perlu sih anda terjun ke dunia forex?
  • Apa gak ada kerjaan lain yang sedang anda tekuni sekarang ini?
  • Emang bisa cepet dapet duit banyak gitu dari forex?

Buat ngebantu pertanyaan2 di atas, nih saya kasih fakta2 tentang forex :

  • Newbi itu adalah mangsa pasar.
  • Belajar forex itu membutuhkan waktu dalam hitungan tahun. Dan selama itu, dibutuhkan kesiapan untuk sering nongkrong di depan komputer (sambil ngacak2 rambut :x).
  • Dibutuhkan kesabaran yang tinggi, gak boleh putus asa.
  • Ilmu Forex itu ngejelimet-nya minta ampun!! Penuh dengan ilmu statistik murni dan pemahaman terhadap kondisi fundamental ekonomi (99% resources dalam bahasa inggris pula).
  • Hampir mustahil bisa cepet menggandakan uang, soalnya money management (yang baik) tidak memungkinkan hal tersebut.
  • 20% luck, 80% analysis.
  • Dibutuhkan pemahaman yang cukup dalam penggunaan komputer (gak boleh gaptek).
  • Populasi trader forex (yang bener2 bisa trading) hanya dibawah 10% di seluruh dunia (dari sumber yang pernah saya baca, tapi lupa lagi di mana… 🙄 )

Ada beberapa tingkatan yang harus dilewati oleh seorang trader forex, yaitu :

  • Memahami Teknikal Analysis;
  • Memahami Fundamental Analysis;
  • Memahami Money Management yang baik; dan
  • Memahami Psikologi Forex (ini yang paling susah!!)
  • Memahami bahwa ke-4 point di atas itu harus total dikuasai, gak boleh setengah2 (ini yang lebih paling susah lagi!!)

Catatan :

Yang mo Serius Trading FOREX… Gabung Yuks di MARKETIVA!!

Iklan